Sabtu, April 03, 2010

Tips Hari Pertama Kerja

Gugup pertama kali ketika masuk kerja adalah hal yang wajar di alamai oleh siapapun juga. Dunia kerja memang sungguh beda dengan masa masa sekolah maupun di bangku kuliah. Dunia baru yang penuh dengan petualangan baru yang seru dan menghasilkan tentunya. Sebelum memasuki tempat kerja untuk yang pertama kali, tidak ada salahnya untuk mempelajari dan menerapkan kiat kiat berikut ini:

1. Berpakaian yang rapi: Pertama kali masuk bekerja tentu bakalan membuat kita jadi pusat perhatian orang sekantor. Makanya persiapkan diri dengan busana yang nyaman dan rapi. Beri kesan yang baik dari penampilan kita. Jangan pilih pakaian yang terlalu seksi atau terlalu trendy. Beri kesan yang natural sekaligus sopan supaya penampilan kita nampak elegan.

2. Tepat Waktu: Datang tepat waktu adalah wajib hukumnya. Hal ini akan memberikan kesan positif bahwa kita sungguh-sungguh punya semangat dan niat bekerja. Persiapkan segala sesuatunya dengan baik. Carilah rute yang nggak macet dan perhitungkan waktu dengan cermat. Tiba sepuluh sampai lima belas menit lebih awal akan lebih baik.

3. Tersenyumlah: Jangan lupa untuk tersenyum. Tanpa perlu bersikap sok akrab, senyuman yang kita berikan akan membuat orang lain welcome terhadap kehadiran kita. Meskipun nervous, jangan sampai kita menampakkan wajah muram yang nggak bersahabat. Terbukalah untuk mengenal temen-temen yang baru.

4. Ramah Tamah: Meskipun kita bakalan kelabakan berusaha mengingat setiap nama orang sekantor, tapi cobalah untuk mengingat setidaknya beberapa dari mereka yang sedivisi dengan kita. Bagaimana pun juga orang akan senang bila namanya diingat oleh orang lain. Tips tambahan: Cobalah juga untuk mendekati salah satu dari mereka sehingga kita bisa melewati jam makan siang bersamanya.

5. Belajar, belajar dan belajar. Tidak ada satupun yang bisa membuat kita berhenti belajar. Mendapatkan pekerjaan baru berarti time to learn new things. Di hari pertama bekerja, jangan membiarkan diri menganggur. Pelajarilah hal-hal yang berhubungan dengan job kita. Banyaklah bertanya pada orang-orang sekitar. Jangan membuang waktu untuk bergosip, lebih baik gunakan kesempatan untuk mempelajari hal-hal penting dan belajar menjadi profesional.

6. Jadilah Diri Sendiri: Beranilah mengungkapkan pendapat, mengemukakan analisa dan ide-ide baru. Meskipun tidak semua ide kita akan langsung diterima, tetapi antusiasme kita dalam pekerjaan bisa menjadi nilai plus bagi penilaian atasan. Bukannya menjilat ato mencari muka, loh! Tapi tunjukin donk kalo kita semangat dengan pekerjaan yang kita lakukan.

7. Jangan lupa Etika: Perhatikan etika di kantor dengan baik. Banyak fresh graduate melakukan kesalahan fatal saat pertama kali bekerja. SMSan atau saling menelpon dengan pacar di jam kerja, menggunakan fasilitas kantor untuk kepentingan pribadi, menggunakan bahasa yang terlalu nge-slank layaknya di kampus, etc. Jangan pernah mengabaikan etika.




Mengapa Kita Harus Bekerja

Ketika saya sedang berusaha menyelesaikan beberapa pekerjaan saya, saya dihadapkan pada suatu pertanyaan, “Apa yang saya lakukan ini? Mengapa saya di sini? Mengapa saya harus bekerja? Mengapa orang harus bekerja?”.

Cobalah pikirkan suatu keadaan jika dalam 24 jam tiap harinya orang tidak perlu melakukan pekerjaan atau orang tidak perlu bekerja.

Mungkin sebagian orang akan mengatakan bahwa mereka bekerja karena ingin mencari uang. Sekarang, misalnya ada suatu keadaan dimana uang bisa tumbuh dari pohon, atau setiap minggu ada hujan uang, sehingga setiap orang tidak kekurangan uang, sehingga orang bisa membeli apapun yang diinginkan, lalu bagaimana? Apakah orang perlu bekerja?

Kalau orang tidak perlu bekerja untuk mencari uang, lalu ketika kita ingin membeli sesuatu, siapa yang akan bekerja menjadi menjual, karena semua orang sudah kecukupan uang. Misalnya kita mau liburan ke luar kota naik pesawat, lalu siapa yang akan menyetir pesawat, dan siapa yang akan menjadi pramugari yang akan memberikan senyuman manis kepada kita kalau semua orang tidak perlu uang?

Sekarang, marilah kita kembali melihat ke sekeliling kita. Di depan Anda ada komputer atau mungkin gadget lain yang digunakan untuk mengakses halaman ini. Saya menulis ini juga menggunakan komputer. Lalu mengapa ahli komputer membuat komputer untuk kita? Karena tidak semua orang bisa membuat komputer! Setiap orang memiliki kemampuan sendiri-sendiri atau talenta, dimana jarang atau mungkin tidak ada orang yang bisa memiliki segala macam kemampuan. Kalaupun orang bisa melakukan apa saja, apakah mereka punya waktu untuk melakukannya? Apakah anda bisa memiliki waktu untuk menanam padi, membangun rumah, merakit komputer, membuat traktor, membuat meja, membuat kasur, menjahit pakaian, memasak dalam satu waktu yang hampir bersamaan?
Seorang petani belum tentu bisa membuat cangkul, dan pandai besi pembuat cangkul belum tentu bisa menanam padi untuk dimakan. Alasan orang bekerja adalah karena orang tidak bisa melakukan segala hal, sehingga orang harus melakukan pertukaran/exchange
kemampuan sehingga kebutuhan tiap orang bisa terpenuhi. Orang lain kita beri uang untuk melakukan sesuatu yang kita perlukan, dan kita harus melakukan sesuatu (bekerja) kepada orang lain untuk mendapatkan uang tersebut.

Sekarang kembali kepada uang. Misalnya uang tidak ada dan semua serba gratis. Listrik gratis, telepon gratis, internet gratis, bensin gratis, motor gratis, pakaian, rumah, makanan dan sebagainya serba gratis, lalu apa peran dari uang?

Dari pemahaman dan pendalaman yang lebih lanjut ada beberapa alasan mengapa kita bekerja:

  1. Anda merasa spesial karena bisa melakukan sesuatu yang tidak bisa dilakukan orang lain.
  2. Orang lain memerlukan Anda dan Anda memerlukan bantuan orang lain.
  3. Untuk mencukupi kebutuhan makan dan tempat tinggal.
  4. Untuk memenuhi kebutuhan lanjut anda dalam hal kebutuhan akan gaya hidup.

Rewards dari bekerja
Lihatlah beberapa reward yang bisa diperoleh ketika orang bekerja, dan lihatlah apakah uang masih menjadi prioritas:

  • Saya bisa menggunakan kemampuan dan pengetahuan kita yang spesial.
  • Membuat saya merasa bahwa saya adalah orang yang berguna
  • Membuat saya menjadi sibuk dan membantu saya mengisi waktu
  • Membuat saya menjadi lebih kreatif
  • Saya bisa terlibat dalam melakukan aktivitas atau tugas
  • Saya bisa bertemu banyak orang
  • Membuat saya menemukan sesuatu yang baru dan belajar lebih banyak
  • Membuat saya bisa melihat sesuatu untuk apa yang saya kerjakan
  • Membuat saya menjadi bertanggungjawab
  • Memberi saya pengaruh atau wibawa atas orang lain
  • Memberi peluang untuk memiliki kawan lebih banyak
  • Saya bisa menolong orang lain
  • Memperoleh uang
  • Memperoleh aktivitas fisik
  • Bisa memberikan kontribusi untuk masyarakat
  • Bisa mengatus waktu sendiri
  • Bisa memenuhi kebutuhan lain
  • Memberikan saya peluang untuk berkembang atau peluang promosi
  • Saya bisa dikenal dan disukai oleh banyak orang

Dari berbagai alasan di atas mungkin masih banyak alasan lainnya, namun demikian bayangkan apabila anda tidak bekerja, walaupun anda mungkin tidak memerlukan uang karena sudah dicukupi, mungkin dari warisan atau dari dividen saham, atau bunga deposito. Orang akan berusaha mencari kesibukan, entah itu jalan-jalan, berenang, berbincang-bincang dengan teman atau melakukan aktivitas. Bisa jadi anda membaca tulisan saya ini karena sedang tidak ada kerjaan, atau mengisi waktu dan mencari hiburan.

Jadikanlah setiap detik ativitas dalam hidup Anda berguna. Bekerjalah!

Source: http://www.careersonline.com.au/disc/work.sat.html