Sabtu, April 03, 2010

Tips Merawat battery Laptop


Komponen utama dari laptop atau notebook adalah batere/battery dan layar/LCD/display.
Terutama batere, sebab laptop diciptakan untuk menyelesaikan pekerjaan
walau kita dalam keadaan mobile alias berpergian. Apa gunanya laptop
jika harus tetap 'tercolok' pada catudaya listrik dari PLN, tentunya
tidak maksimal.
Ada tips dan trik agar batere laptop awet, antara lain :
  • Kenali dahulu batere latop anda sbb setiap setiap laptop/notebook mempunyai bentuk, letak, dan karakteristik batere yang berbeda. Pelajari cara membuka dan memasang batere yang benar sbb pemasangan batere yg tdk pas akan merusak batere.
  • Lama ng-charge/isi
    batere harus disesuaikan dgn karakteristik batere. Usahakan charging
    dihentikan jika batere sudah penuh (biasanya ada tanda/indikator jk
    batere sdh penuh) sbb kalau tdk akan merusak batere itu sendiri.
    Biasanya drop.
  • Jangan sering-sering melakukan charge dalam keadaan laptop menyala.
  • Bila kita akan melakukan pekerjaan yang membutuhkan waktu sangat lama lebih baik batere dilepas dan laptop mendapat catudaya listrik langsung menggunakan adaptor.
  • Bila anda membeli laptop bekas/second, perhatikan adaptor dan batere apakah catudaya, voltasenya sesuai.

Ada beberapa indikator proses charging batere (tdk semua sama), biasanya
bila batere dari kosong sampai 3% lampu msh berkedip2, 5%-90% lampu
berwarna orange, 91%-99% lampu berwana hijau, dan 100%-penuh lampu akan mati.
Dan sekarang, karena banyaknya pengguna laptop, saya mau sharing
tentang penghematan baterai Laptop. Hal ini penting sekali agar kita
bisa lebih lama menggunakan laptop ketika tidak ada koneksi listrik.
dan berikut ini merupakan tips dan cara menghemat baterai laptop:

1. Atur Power Baterai
WIndows memiliki fitur yang bernama Power Options. Melalui fitur ini, Kita
dapat mengatur konsumsi listrik laptop kita. Caranya,klik START lalu
Control Panel lalu pilih icon Power Option. maka akan muncul Power
Option Properties. Anda pilih tab Power Schemes, kemudian pada menu
drop down terdapat enam pilihan yang memiliki settingan Power yang
berbeda. Anda dapat memilih yang sesuai dengan pekerjaan anda. Namun
saran saya adalah memilih "Max batery" karena pilihan ini bisa
menghemat penggunaan baterai karena membutuhkan kecepatan prosesor yang
minimal seperti membaca dokumen,melihat file dsb.

2. Kecilkan atau turunkan Brightness monitor Brightness
Monitor yang terlalu tinggi membuat pemakaian baterai menjadi boros.
Semakin terang monitor kita maka konsumsi listrik pun semakin besar.
Selain itu,monitor yang terlalu terang membuat mata kita cepat lelah
dan perih. jadi disarankan untuk menurunkan brightness monitor laptop
kita sekecil mungkin namun harus tetap enak dipandang. menurut
pengalaman, brightness yang diturunkan membuat penggunaan laptop lebih
lama 45 menit sampai 1 tahun.

3. Menghentikan atau Mematikan Bluetooth, infrared atau Wi-Fi
Banyak Laptop yang memiliki Bluetooth, wifi atau beberapa perangkat lainnya
yang sejenis. Namun kebanyakan orang lupa mematikan perangkat perangkat
tersebut, padahal perangkat tersebut cukup memakan daya baterai. Hal
ini disebabkan,walaupun perangkat tersebut tidak sedang digunakan,
Namun akan selalu mencari perangkat lain yang paling dekat. Sehingga
selalu menguras daya baterai kita. Oleh karena itu, jika perangkat
perangkat tersebut tidak digunakan, ada baiknya untuk dimatikan.
Sehingga akan menghemat baterai laptop.

4. Tidak menggunakan Wireless mouse dan sejenisnya
Saya merekomendasikan untuk menggunakan mouse biasa yang pakai kabel, karena jika kita menggunakan mouse/keyboard wireless malah memakan daya yang sangat besar. oleh karena itu ada baiknya anda merubah perangkat
wirelss anda dengan yang menggunakan kabel biasa.

5. Pasang Ram tambahan
Ada baiknya menggunakan RAM minimal 1 GB. Hal ini agar hardisk anda tidak
terlalu sering berputar untuk membaca data. Hal ini juga akan
mempercepat kinerja dari laptop anda karena system bisa mengambil data
dari RAM, sehingga hard drive anda tidak bekerja terlalu keras, hal ini
tentu menghemat penggunaan daya baterai.

6. Pilih Windows XP dari pada VIsta
Bagi anda yang memilih windows sebagai OS anda, ada baiknya anda lebih
memilih Windows XP karena Windows XP lebih hemat listrik daripada
windows VIsta. Selain itu windows XP memiliki kecepatan yang lebih
daripada Vista. Hal ini karena XP lebih memiliki program yang bekerja
di belakang lebih sedikit daripada Vista.

7. Matikan Hard Drive indexing
Biasanya jika menggunakan partisi NTFS terdapat opsi mengaktifkan hard drive
indexing. dengan mengaktifkannya, Windows akan lebih (atau bisa juga
kurang) konstan dalam meng index drive anda, yang menyebabkan hard
drive anda akan berputar walaupun sedang tidak dibutuhkan. tapi yang
perlu diperhatikan, dengan mematikan indexing, berarti penggunaan fitur
SEARCH akan memakan waktu yang agak lama.

8. Jangan biarkan perangkat "menancap" jika tidak digunakan
Kebiasaan kita jika telah menggunakan FlashDisk (atau perangkat lain yang
sejenis) adalah malas untuk mencopotnya. Padahal perangkat tersebut
sudah tidak digunakan lagi. hal ini tentu saja memakan daya baterai
laptop anda. oleh karena itu lebih baik dicopot jika memang sudah tidak
dipakai.

9. Perhatikan penggunaan dan pengecasan baterai
Jika anda sedang mengecas baterai, Caslah hingga 100%. jika baterai sudah
hampir habis, maka caslah sampai penuh dan jangan menunggu sampai benar
benar kosong. diusahakan mencasnya dalam keadaan laptop mati. Namun
tidak jadi masalah kalo anda ingin mengecasnya dalam keadaan hidup

10. Kurangi Resolusi
Cara lain untuk membuat baterai lebih awet adalah dengan mengurangi resolusi
layar dan jumlah warna yang digunakan di laptop. Untuk menguranginya,
Anda bisa klik kanan pada Windows Desktop lalu pilih Properties. Pada
kotak dialog Display Properties pilih tab Settings. Lalu atur
resolusinya dengan cara menarik slider-nya ke kiri untuk mengurangi
resolusi. Kemudian pada menu drop down pilih kualitas warna (color
quality) yang lebih rendah, lalu klik OK.

11. Gunakan screen savers ‘Blank’
Screen saver ternyata bisa menguras baterai. Karena itu gunakan screen saver
‘Blank’. Caranya, klik kanan pada Desktop lalu pilih Properties. Akan
muncul kotak dialog Display Properties, lalu pilih tab Screen Saver.
Pada menu drop down terdapat banyak pilihan Screen saver, diantaranya
3D FlowerBox, 3D Flying Objects, 3D Text, Blank, Marquee dan
sebagainya. Anda disarankan untuk memilih ‘Blank’ dan atur waktu
menunggunya (Wait time) hingga 2 menit lalu klik OK. Langkah ini akan
membuat baterai lebih hemat.

12. Kondisi Baterai
Baterai di laptop anda memiliki memori yang bisa mengenali ketika anda
menggunakan power AC atau tidak. Jika baterai anda jarang sekali
digunakan, anda bisa merasakan mengurangan yang signifikan dari waktu
kerja laptop anda. yang harus anda lakukan adalah, nyalakan Laptop anda
menggunakan baterai sampai benar benar mati sendiri. kemudian Cas
baterainya sampai benar benar FuLL. sehingga baterainya dapat
dikondisikan seperti awal lagi.

Menyikapi arti sebuah kerja

Menyikapi pekerjaan sebagai suatu rutinitas (dari Senin sampai Jumat, itu-itu saja yang dilakukan), siap-siap lah untuk boring. Namun jika pekerjaan itu dijadikan sebagai tantangan, maka tidak akan ada kata bosan dalam kamus dunia kerja anda. Malah sebaliknya, akan membuat anda akan lebih fun dan fresh di kantor.

Cobalah untuk mengubah mindset anda, mulai dari sekarang. Anda akan terpacu untuk mempersiapkan diri, me-manage-nya dengan membuat rencana kerja di malam hari, misalnya. Mario Teguh, sang motivator dan inspirator pernah berujar begini, “Orang yang mempersiapkan lebih dulu atau merencanakan apa yang akan dia kerjakan esok hari (pada malam harinya) lantas melakukan schedule rencana kerja yang telah disusunnya sesuai yang telah di-list-kan, maka di pagi hari orang tersebut telah termotivasi dan bekerja lebih giat lagi.”

Misal, jam 9 pagi anda mau mengerjakan ini. Jam 11 siang mau nelpon membuat janji temu dengan klien. Jam 12 saat break, mau makan siang bersama teman. Setelahnya, mempersiapkan laporan, dan seterusnya, sampai akhirnya jam pulang kerja berbunyi. Anda telah menyelesaikan schedule sehari dengan baik. Malamnya, anda pun membuat lagi list job esok harinya. Yang sedikit berbeda dari yang kemarin.

Anda akan merasa puas dengan cara kerja dinamis yang anda bikin sendiri dan akan tertantang untuk melakukan yang lebih baik lagi, dengan mengatakan, “Aih, kerjaan selesai hari ini dan yang tidak selesai akan saya kerjakan esok hari.” Otomatis kalau cara kerja dan berpikir anda seperti ini, tidak akan ada kata bosan di kantor. Tidak percaya? Buktikan saja sendiri.

Selusin Alasan Kenapa Bisa Bosan
Setelah bertanya sana-sini lewat media online, juga berdasarkan curhat dan pengalaman anak muda Medan yang sehari-harinya ngantor, ternyata ada banyak alasan yang memicu rasa bosan di kantor.

1. Suasana atau lingkungan kantor yang tidak nyaman. Ketidaknyamanan bisa timbul diantaranya karena tekanan dari si bos, persaingan yang tidak sehat, punya teman seruangan yang suka cari muka, ruang kantor yang sempit, atau tata letak ruang yang tidak indah alias semrawut.

2. Pekerjaan yang tidak menantang. Monoton. Itu-itu saja. Tidak ada perkembangan, baik dari segi tugas maupun karir.

3. Si bos yang otoriter. Galak, suka sewot, bawel, tidak bisa dikritik, dan pilih kasih.

4. Perusahaan atau bagian personalia yang suka bikin peraturan yang ketat bagi para karyawan.

5. Salary atau gaji yang tidak variatif dan bonus yang kurang fluktuatif. Bisa jadi juga tidak sesuai dengan tugas dan tanggungjawab yang diemban.

6. Jenuh, karena sudah sangat menguasai pekerjaan dan tidak ada tantangan baru. Atau karena banyaknya tugas sehingga sering lembur sampai larut malam.

7. Waktu break makan siang yang singkat dan jam kerja yang terlalu panjang. Terus tidak ada hiburan di kantor. Yang ditatap cuma komputer doing.

8. Tidak adanya penghargaan dari perusahaan atau si bos untuk karyawan yang berprestasi. Sehingga anda merasa buah kerja keras anda tidak dihargai.

9. Job desk yang tidak jelas dan tidak sesuai dengan keinginan diri si karyawan.


10. Fasilitas kantor yang minim. Komputer yang kerapkali hang, mesik fax, printer, dan mesin fotokopi cuma sebiji. Juga penggunaan telefon dan mobil kantor yang dibatasi hanya untuk karyawan tertentu.

11. Punya masalah pribadi dan terbawa ke kantor. Misal, lagi putus cinta, datang bulan, atau masalah keluarga.

12. Punya bos atau teman seruangan yang tidak friendly. Akan sangat membosankan pula jika anda menjadi bahan gosipan di kantor.


Solusi Jitu

Lantas, bagaimana anda menyikapinya? Pertama, yang harus anda ingat adalah bahwa anda tidak bisa mengubah sikap atasan atau teman yang suka bikin jengkel. Atau mengubah lingkungan kantor yang tidak nyaman. Sikap anda lah yang harus diubah.

Coba pahami sikap dan suasana tersebut. Berinteraksi lah dengan ‘masalah-masalah’ tersebut. Bukan menghindar atau malah lari. Misal, biar bos anda yang otoriter itu tidak marah-marah melulu, maka kerjakan lah pekerjaan anda seteliti mungkin dan sesuai deadline.

Ubah mindset. Jadikan pekerjaan yang dulu dianggap rutinitas, sebagai pekerjaan yang menantang. Jangan menganggap tugas-tugas yang diberikan membebani diri anda.

Gunakan waktu break makan siang untuk ngobrol ngalor ngidul bersama teman. Ketawa-ketiwi. Dilarang membicarakan masalah pekerjaan!

Sepulang dari kantor, rilekskan diri anda bersama keluarga. Manjakan diri ke tempat hang out yang bisa bikin riang dan tenang pikiran. Jauhkan pikiran anda dari segala rutinitas pekerjaan di kantor. Bila perlu matikan ponsel, bila anda tidak ingin diganggu.

Waktu libur kerja, sebulan atau seminggu sekali, melancong lah ke tempat-tempat yang bisa membuat anda fresh. Jadi ketika hari Senin tiba, anda tidak perlu berteriak, “I don’t like Monday! atau “Crazy Monday!”


Don’t Do It
Dilarang membawa pekerjaan kantor ke rumah.

1. Pekerjaan kantor harus dikerjakan di kantor. Kecuali bila tidak ada waktu lagi untuk dikerjakan di kantor. Kata orang bijak, “Orang sukses adalah orang yang bisa membagi waktunya dengan seimbang, untuk pekerjaan, keluarga, dan lingkungan”.

2. Dilarang membawa masalah pribadi atau keluarga ke kantor.
Curhat lah masalah tersebut kepada teman yang bisa anda percaya. Jika bisa, masalah itu anda simpan dengan baik saat di kantor, dan ketika anda memulai pekerjaan, lakukanlah pekerjaan yang ‘ringan’ terlebih dulu. Baru kemudian yang ‘berat’


sumber berita : http://www.aplausthelifestyle.com/result_detail.php?id=802&index=12